Wartawan atau jurnalis adalah seorang yang melakukan jurnalisme, yaitu
orang yang secara teratur menuliskan berita (berupa laporan) dan tulisannya
dikirimkan/ dimuat di media massa secara teratur. Laporan ini lalu dapat
dipublikasi dalam media massa, seperti koran, televisi, radio, majalah, film dokumentasi, dan internet. Wartawan
mencari sumber mereka untuk ditulis dalam laporannya; dan mereka diharapkan
untuk menulis laporan yang paling objektif dan tidak memiliki pandangan dari
sudut tertentu untuk melayani masyarakat
Istilah jurnalis baru muncul di Indonesia setelah masuknya pengaruh ilmu komunikasi yang
cenderung berkiblat ke Amerika Serikat.
Istilah ini kemudian berimbas pada penamaan seputar posisi-posisi kewartawanan.
Misalnya, "redaktur" menjadi "editor."
Pada saat Aliansi Jurnalis Independen berdiri, terjadi kesadaran tentang istilah jurnalis ini. Menurut aliansi
ini, jurnalis adalah profesi atau penamaan seseorang yang pekerjaannya
berhubungan dengan isi media massa. Jurnalis meliputi juga kolumnis, penulis
lepas, fotografer, dan desain grafiseditorial.
Akan tetapi pada kenyataan referensi penggunaannya, istilah jurnalis lebih
mengacu pada definisi wartawan.
Sementara itu wartawan, dalam pendefinisian Persatuan Wartawan Indonesia, hubungannya dengan
kegiatan tulis menulis yang di antaranya mencari data (riset, liputan,
verifikasi) untuk melengkapi laporannya. Wartawan dituntut untuk objektif, hal
ini berbeda dengan penulis kolom yang bisa mengemukakan subjektivitasnya.
Dalam awal abad ke-19, jurnalis
berarti seseorang yang menulis untuk jurnal, seperti Charles Dickens pada awal kariernya. Dalam abad terakhir ini artinya telah menjadi seorang
penulis untuk koran dan juga majalah.
Banyak orang mengira jurnalis sama dengan reporter, seseorang yang
mengumpulkan informasi dan menciptakan laporan, atau cerita. Tetapi, hal ini
tidak benar karena dia tidak meliputi tipe jurnalis lainnya, seperti kolumnis,
penulis utama, fotografer, dan
desain editorial.
Tanpa memandang jenis media, istilah jurnalis membawa konotasi atau harapan
profesionalitas dalam membuat laporan, dengan pertimbangan kebenaran dan etika.

Comments
Post a Comment